Deskripsi Program Studi

PROFIL LULUSAN DAN KOMPETENSI

PROFIL

Program S1 Dharma Acariya didirikan pada tahun 1987, Program S1 Dharma Acariya memiliki mata kuliah yang terbagi dari Mata Kuliah Wajib Umum (WUM), Mata Kuliah Wajib Prodi (WPR) dan Mata Kuliah Pilihan (WPL).

Program Studi S1 Dharma Acariya telah di akreditasi oleh BAN-PT No.052/BAN-PT/Ak-XIV/SI/II/2012 pada tanggal 3 Februari 2012 dengan nilai akreditasi  B.

A. PROFIL LULUSAN

1. Program Sarjana (Dharma Acariya)
a. Tenaga Pendidik Profesional pada jenjang TK/Nava Dhammasekha, SD/Mula Dhammasekha, SMA/SMK/Uttama Dhammasekha yang mampu merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan mengembangkan pembelajaran berdasar keilmuan, karakter, dan inovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan Agama Buddha.
b. Peneliti yang mampu menyelesaikan permasalahan dan menghasilkan inovasi pendidikan, sosial keagamaan Buddha yang teruji untuk peningkatan mutu pendidikan Agama Buddha.

2. Program Magister (Dharma Acariya)
a. Tenaga Pendidik Profesional yang mampu merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan mengembangkan pembelajaran berdasar keilmuan, karakter, dan inovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan keagamaan Buddha.
b. Peneliti yang mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni dalam bidang Pendidikan keagamaan Buddha melalui pendekatan inter atau multidisipliner.

B. SIKAP DAN TATA NILAI PROGRAM SARJANA DAN MAGISTER

1. Bertaqwa kepada Tuhan Yamg Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban berdasarkan Pancasila;
4. Berperan sebagai warga Negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada Negara dan bangsa;
5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
9. Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahlian secara mandiri;
10. Menginternalisasi semanagt kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.

C. KETERAMPILAN UMUM

1. Program Sarjana
a. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahlian serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan;
b. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
c. Mampu mengkaji kasus penerapan ilmu pengetahuan, teknologi atau seni sesuai dengan bidang keahliannya dalam rangka menghasilkan prototype, prosedur baku, desain atau karya seni;
d. Mampu menyusun hasil kajian dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi; (Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi);
e. Mampu mengambil keputusan secara tepat berdasarkan prosedur baku, spesifikasi desain, persyaratan keselamatan dan keamanan kerja dalam melakukan supervise dan evaluasi pada pekerjaannya;
f. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja sama dan hasil kerja sama di dalam maupun di luar lembaganya;
g. Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervise dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya;
h. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;
i. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi; dan
j. Mampu mengimplementasikan hasil penelitian untuk tujuan pemecahan masalah sosial kemasyarakatan.

2. Program Magister
a. Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kretif melalui penelitian ilmiah, penciptaan desain atau karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya, menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajian berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk tesis atau bentuk lain yang setara, dan diunggah dalam laman perguruan tinggi, serta makalah yang telah diterbitkan di jurnal ilmiah terakreditasi atau diterima di jurnal internasional;
b. Mampu melakukan validasi akademik atau kajian sesuai bidang keahlian pendidikan dalam menyelesaikan masalah di masyarakat atau industri yang relevan melalui pengembangan pengetahuan dan keahliannya;
c. Mampu menyusun ide, hasil pemikiran, dan argumen saintifik secara bertanggung jawab dan berdasarkan etika akademik, serta mengkomunikasikannya melalui media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas;
d. Mampu mengidentifikasi bidang pendidikan yang menjadi objek penelitian dan memposisikan ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan interdisiplin atau multidisiplin;
e. Mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data;
f. Mampu mengelola, mengembangkan dan memelihara jaringankerja dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas;
g. Mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri;
h. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data hasil penelitian dalam rangka menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

D. PENGUASAAN PENGETAHUAN

1. Program Sarjana (Dharma Acariya)
a. Menguasai konsep dasar Agama Buddha yang bersumber pada Kitab Suci;
b. Menguasai konsep teoretis bidang pendidikan dalam Kitab Suci Agama Buddha;
c. Menguasai teori-teori pedagogik dan implementasinya dalam bidang pendidikan;
d. Menguasai teori dan prinsip-prinsip psikologi perkembangan dan psikologi pendidikan;
e. Menguasai prinsip pembelajaran tingkat prasekolah sampai sekolah menengah atas formal dan nonformal;
f. Menguasai wawasan metodologi penelitian dan penulisan ilmiah dalam pendidikan keagamaan Buddha.

2. Program Magister (Dharma Acariya)
a. Menguasai teori-teori Agama Buddha yang bersumber Kitab Suci;
b. Menguasai teori-teori pendidikan dalam Kitab Suci Agama Buddha;
c. Menguasai konsep integrasi keilmuan agama dan Pendidikan;
d. Menguasai teori pedagogi dan andragogi serta implementasinya dalam pendidikan Agama Buddha;
e. Menguasai integrasi teori dan prinsip-prinsip psikologi perkembangan dan pendidikan Agama Budha;
f. Menguasai metodologi penelitian pendidikan Agama Buddha.

E. KETERAMPILAN KHUSUS

1. Program Sarjana
a. Memiliki kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian, dan professional;
b. Mampu memimpin ritual keagamaan Buddha dan mempraktikkan meditasi;
c. Mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (Literasi ICT) yang relevan untuk pengembangan mutu pendidikan Agama Buddha;
d. Mampu melaksanakan dan mengelola administrasi sekolah;
e. Mampu melaksanakan dan memanfaatkan hasil penelitian bidang pendidikan agama, dan keagamaan Buddha;
f. Memiliki kecakapan pemberdayaan masyarakat dalam bidang pendidikan Buddha.

2. Program Magister
a. Memiliki kompetensi pedagogi, professional, sosial, dan kepribadian;
b. Mampu mengembangkan model-model pembelajaran sesuai dengan Kitab Suci Agama Buddha melalui riset interdisiplin;
c. Mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengembangkan evaluasi pembelajaran Agama Buddha;
d. Mampu melakukan inovasi kurikulim dan manajemen pendidikan Agama Buddha dan terapannya;
e. Mampu mengembangkan pemanfaatan teknologi informasi, komunikasi, dan digital literasi dalam pembelajaran;
f. Mampu mengelola riset dan pengembangan bidang pendidikan Agama Buddha serta mendesiminasikannya;
g. Mampu memecahkan permasalahan pendidikan agama Buddha dan mengambil keputusan berdasarkan kajian penelitian melalui pendekatan interdisipliner.

 

KOMPETENSI

KETERAMPILAN UMUM GENERAL SKILLS
1.      Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya,

2.      Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur,

3.      Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi,

4.      Menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi,

5.      Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data,

6.      Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya,

7.      Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya,

8.      Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri,

9.      Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

1.      Capable of applying logical, critical, systematic, and innovative thoughts in the context of development, or implementing science and technology with due attention and application of humanistic values in line with his/her field of expertise.

2.      Capable of showing autonomous, qualified, and measurable performance.

3.      Capable of analyzing the implications of science and technology development or implementation putting attention and implementing humanistic values in line with his/her expertise based on scientific principles, rules and ethics in providing solution, concept, design or art criticism,

4.      Compiling scientific descriptions of the aforementioned results in the form of thesis or final assignment report, as well as uploading it into the webpage of the College.

5.      Capable of making precise decisions in solving problems in its field of expertise, based on the results of information and data analysis,

6.      Capable of maintaining and developing working network with leaders, colleagues, peers either inside or outside his/her institution,

7.      Capable of being responsible for a group’s work achievement and doing supervision and evaluation upon completion of works assigned to workers under his/her responsibility.

8.      Capable of doing self evaluation process for working group(s) under his/her responsibility, and capable of managing learning autonomously,

9.      Capable of doing documentation, storage, capable of safeguarding and retrieving data in order to ensure validity and avoid plagiarism.

KETERAMPILAN KHUSUS SPECIFIC SKILLS
1.      Mengaplikasikan teori-teori dan model-model pembelajaran sesuai dengan Tipitaka secara kontekstual,

2.      Mengkaji Tipitaka secara tematik,

3.      Membuat desain pembelajaran Agama Buddha dengan jelas, baik, benar, efektif dan efisien,

4.      Memanfaatkan Ipteks untuk pembelajaran Agama Buddha,

5.      Menyelesaikan masalah pembelajaran secara buddhistis.

 

1.      To apply learning theories and models in line with Tipitaka contextually,

2.      To analyze Tipitaka thematically,

3.      To make design for Buddhism learning clearly, properly, rightly, effectively and efficiently,

4.      To utilize science and technology in studying Buddhism,

5.      To solve problems in learning with the Buddhist way.

 

PENGUASAAN PENGETAHUAN KNOWLEDGE MASTERY
1.      Menguasai konsep pokok-pokok dasar Agama Buddha, Sistematika Tipitaka, Sejarah Agama Buddha, Mazhab dalam Agama Buddha, Kebuddhaan, Filsafat Buddha (Dharsana), Ciri berpikir non-dualitas (advaya), Pendidikan dalam Agama Buddha, Desain dan strategi pembelajaran, dan psikologi perkembangan peserta didik,

2.      Menguasai keterampilan menyusun perangkat pembelajaran Agama Buddha dengan baik dan benar,

3.      Mengelola pembelajaran Agama Buddha secara aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menarik,

4.      Melaksanakan evaluasi pembelajaran dengan tepat dan akurat,

5.      Membuat media pembelajaran Agama Buddha berbasis teknologi dan informasi.

6.      Menguasai konsep (khusus) secara mendalam tentang kebenaran yang hakiki (Paramattha Sacca), dan pluralisme agama di Indonesia,

7.      Menguasai keterampilan khusus teknik bimbingan konseling sesuai dengan Agama Buddha secara mendalam tentang  meditasi Samatha & Vipassana Bhavana secara mendalam; membaca Paritta dengan baik dan benar, menggunakan ejaan Bahasa Pali, memimpin upacara keagamaan Buddha; membina sekolah minggu.

 

1.      Mastering the basic and principal concepts of Buddhism, Tipitaka systematics, Buddhism history, schools in Buddhism, the Buddhahood, Buddhist philosophy (Dharsana), non-duality way of thinking (advaya), education in Buddhism, design and strategy of learning, and developmental psychology of the students,

2.      Mastering the skill to array learning tools for Buddhism properly and rightly,

3.      Managing the study of Buddhism in an active, innovative, creative, effective and attractive way,

4.      Executing learning evaluation precisely and accurately,

5.      Composing Buddhism learning media based on technology and information.

6.      Mastering the (specific) concept in depth about the ultimate truths (Paramattha Sacca), and religious pluralism in Indonesia,

7.      Mastering the specific techniques of       leading counseling in line with Buddhism profoundly regarding meditation Samatha & Vipassana Bhavana in depth; reciting Paritta properly and rightly, using the spelling of Pali language, leading Buddhist religious ceremonies; developing the Sunday schools.